Elclasico Real Madrid Barcelona

Elclasico Real Madrid Barcelona

Berita Bola – Hasil pahit diperoleh Real Madrid ketika menjamu Barcelona pada El Clasico 23 Desember 2017, tim asal ibukota Spanyol ini kalah tiga gol tanpa balas dari Tim Catalan.

Tiga gol Barca pada laga ini dicetak oleh Luis Suarez, Lionel Messi dan Aleix Vidal. Sementara, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan tidak mampu mencetak satupun gol, bahkan mereka harus bermain dengan 10 orang pemain pada menit ke 63 setelah Daniel Carvajal diganjar kartu merah karena dengan sengaja melakukan handsball di dalam kotak penalti.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah, apa sebenarnya faktor-faktor yang menyebabkan El Real kalah telak di Santiago Bernabeu? Apakah benar Blaugrana begitu superior pada pertandingan 23 Desember kemarin? 7Bet-Agents telah merangkum 5 alasan yang membuat Madrid harus bertekuk lutut 3-0 dari Barcelona :

  1.  Ramuan Formasi dan Susunan Pemain

    Elclasico Real Madrid Barcelona

    Zidane dalam hal ini menurunkan formasi yang mengejutkan, ia memilih memakai formasi 4-1-3-2 jauh dari baiasanya dimana memakai formasi 4-3-3 atau 4-4-2. Tidak ada pemain sayap murni pada formasi yang diturunkan Madrid pada El Clasico kemarin, justru memilih menumpuk 4 pemain tengah seakan mengisyaratkan bahwa El Real akan meladeni Possesion Football yang seperti biasa dimainkan oleh Barca.
    Alih-alih menempatkan Isco sebagai gelandang serang, Zidane justru mempercayakan pos tersebut kepada pemain muda Kroasia, Mateo Kovacic. Dengan pengalaman dan jam terbang yang masih minim, pola serangan tim tuan rumah pun menjadi mudah terbaca.

  2. Kekosongan di Sektor Sayap

    Elclasico Real Madrid Barcelona

    Dengan kosongnya post Winger di kubu Madrid, kedua Wingback mereka yaitu Marcelo dan Carvajal secara bergantian sering maju kedepan untuk membantu penyerangan dari sektor sayap. Ruang kosong yang mereka tinggalkan dimanfaatkan dengan baik oleh Blaugrana untuk menciptakan peluang demi peluang. Sering kali terlihat bahwa baik Marcelo maupun Carvajal terlambat turun untuk menutup pergerakan dari pemain-pemain Barcelona, bahkan Marcelo berulang kali dengan mudah dapat dilewati oleh Jordi Alba.

  3. Blunder Kovacic

    Elclasico Real Madrid Barcelona

    Banyak pihak menilai bahwa keputusan Zidane menurunkan Mateo Kovacic dan mencadangkan Isco/Bale merupakah keputusan yang salah. Memang pada babak pertama Kovacic mampu meredam Messi dkk untuk membentuk serangan dari lini belakang. Namun hal tersebut sangat menguras stamina, terlihat pada babak ke dua Madrid mulai mengendurkan tekanan yang menyebabkan Barcelona dengan nyaman menguasai bola.
    Pada Gol pertama Barca, diawali dengan ketenangan Busquest mengontrol bola dan melepaskan operan pada Rakitic, namun apa yang dilakukan Kovacic? Sebagai orang yang berada paling dekat dengan Rakitic, ia justru bergerak menjauh dan tidak jelas, akhirnya Rakitic memiliki ruang bebas dan mengkreasikan terjadinya Gol.

  4. Kartu Merah Dani Carvajal

    Elclasico Real Madrid Barcelona

    Setelah tertinggal 1-0 di menit 54 lewat gol Luis Suarez, sebenarnya Zidane telah merespon dengan menyiapkan Bale, Asensio dan Isco untuk merubah ritme permainan Madrid. Namun apa daya, rencana tersebut buyar ketika pada menit 63, Dani Carvajal diganjar kartu merah karena melakukan Handsball di mulut gawang, kelemahan Madrid terlanjur tereksploitasi lagi oleh lini depan Barcelona. Lionel Messi pun akhirnya sukses mengeksekusi tendangan penalti dengan baik.

  5. Dimana Cristiano Ronaldo?

    Elclasico Real Madrid Barcelona

    Cristiano Ronaldo sempat membuat geger jelang laga El Clasico dengan meminta Barca memberikan guard of honour pada Madrid atas kesuksesan mereka jadi juara Piala Dunia Antarklub 2017. Tapi, Barca memilih menolaknya.
    Lantas, bagaimana performa Ronaldo sepanjang laga ini? Berikut adalah catatan statistik Ronaldo diambil dari Whoscored:
    1 umpan kunci
    0 dribells
    5 tendangan [1 tepat sasaran]
    27 umpan [22 akurat, akurasi 81 persen]
    0 gol
    0 assit

Pastikan anda menggunakan SPBO Livescore untuk memantau perubahan hasil pertandingan di setiap menitnya.